Prabowo Minta TNI-Polri Turun ke Sawah Tidak Dipersoalkan

"Enggak, ini Indonesia. TNI, Polri milik rakyat. Kesulitan rakyat harus kita atasi. TNI, Polri harus mengatasi kesulitan rakyat. Kalau di negara lain itu urusan kau," ucap dia.
Prabowo lantas meminta pihak luar jangan terlalu mengurusi internal negara Indonesia.
"Enggak usah terlalu banyak urusan kita deh, boleh enggak? Lu juga enggak kasihan sama kita," tutur Prabowo.
Lebih lanjut, Prabowo merasa bangga atas kinerja TNI dan Polri dalam membantu mengatasi kesulitan masyarakat.
Ia menyebutkan, TNI turut terlibat membangun beberapa ribu jembatan, sedangkan Polri membangun beberapa ribu titik air.
"Kita atasi. Kesulitan rakyat kita atasi," kata ketua umum Partai Gerindra tersebut.
Selain itu, TNI dan Polri juga terlibat dalam mewujudkan ketahanan pangan Indonesia.
"Dua bulan lalu, tepatnya 16 Mei 2026, kita menyaksikan panen raya jagung bersama Polri. Hari ini kita menyaksikan panen raya TNI. Ada tebu, ada kedelai, ada padi," kata Prabowo.
Kepala Negara mengatakan, hal ini menunjukkan bahwa TNI dan Polri tidak hanya merupakan penjaga pertahanan dan keamanan negara, tetapi bagian yang tidak bisa dipisahkan dari rakyat Indonesia.
"TNI dan Polri adalah anak kandung rakyat. TNI dan Polri harus selalu bersama rakyat, di tengah-tengah rakyat. Kesulitan rakyat adalah kesulitan TNI dan Polri," tutur Prabowo.
"Kewajiban semua komponen untuk bersatu, untuk bahu-membahu, berbuat langkah-langkah yang benar, langkah-langkah yang besar, langkah-langkah yang nyata untuk mengatasi kesulitan-kesulitan rakyat itu," ucap dia.
Artikel Terkait
- Dishub DKI Jakarta Awasi Ketat Truk ODOL Saat Uji KIR
- Lu Punya Otak, Enggak?
- Buntut Panjang Ulah Pemuda Madiun Kabur Saat Tur di Korea
- Teka-teki "Safe House" Bupati Sukoharjo di Solo, Diduga Simpan Brankas Emas
- Lapo yang Disidak di Cengkareng Jakbar Jual Daging Anjing
- Dilema Kemanusiaan di Tulungagung, Kisah Ibu 2 Balita Jadi Tersangka Pencurian Emas, Tak Ditahan demi ASI
- Alat Berat Diturunkan untuk Evakuasi Korban Ledakan Perumahan di Medan
- Prabowo Terkesan CEO Inpex Bisa Bahasa Indonesia: Tak Banyak yang Mau Belajar