United Kenalkan Industri Motor Listrik Nasional ke Dunia Pendidikan

Pabrik motor listrik United E-Motor di Tangerang menerima kunjungan akademik dari Fakultas Teknologi Industri (FTI) Universitas Islam Sultan Agung (UNISSULA) Semarang.
Kegiatan ini menjadi bagian dari tindak lanjut atas meningkatnya perhatian dunia pendidikan terhadap industri kendaraan listrik nasional, menyusul kunjungan Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka beberapa waktu lalu.
Meningkatnya perhatian pemerintah terhadap perkembangan industri kendaraan listrik nasional turut mendorong kalangan akademisi untuk melihat secara langsung proses produksi serta inovasi yang dikembangkan industri dalam negeri.
Selama berada di fasilitas United E-Motor Plant 3, rombongan diajak berkeliling area produksi untuk menyaksikan secara langsung tahapan pembuatan motor listrik, mulai dari proses perakitan, quality control, hingga tahap akhir sebelum kendaraan siap dipasarkan.
Peserta juga mendapatkan penjelasan mengenai standar kualitas produksi, pemanfaatan teknologi dalam proses perakitan, serta komitmen United E-Motor dalam menghadirkan kendaraan listrik buatan Indonesia yang mampu bersaing di pasar nasional.
United Mahasiswa UNISSULA kunjungi pabrik motor listrik United
Henry menambahkan, keterbukaan industri terhadap institusi pendidikan diharapkan dapat memperkuat kolaborasi dalam pengembangan riset, inovasi, serta peningkatan kompetensi generasi muda yang nantinya akan menjadi bagian dari ekosistem kendaraan listrik nasional.
Artikel Terkait
- Reaksi PKB ke Gus Yahya yang Sebut Cak Imin Tak Pernah Jadi Pengurus NU
- Nomor Punggung 9 Persib Jadi Rebutan Dua Legiun Asing Anyar
- Alibaba Pamer Qwen3.8 Max, AI 2,4 Triliun Parameter yang Diklaim Dekati Claude Fable 5
- Pengalaman Dedi Kurniawan Kuliah Kedokteran Gigi di Jerman: Buku Gratis, Rp 7 Juta per Semester
- Angkot Tua yang Nekat Beroperasi Bakal Dikandangkan
- Kenapa Pintu Masuk Museum Bahari Jakarta Terlihat Pendek?
- Minum Kopi Setiap Hari? Ahli Gizi Ungkap Manfaat dan Risikonya
- Rabiot Murka usai Perancis Dilumat Inggris, Murka dengan Perilaku Rekan Setim