Demi Nonton Piala Dunia, Pasien Puskesmas di Polman Sulbar Kabur Bawa Infus

Seorang pasien berinisial W, nekat kabur dari Puskesmas Pambusuang di Kecamatan Balanipa, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat (Sulbar), dengan membawa infus yang masih melekat di tangannya demi menonton laga semifinal piala dunia timnas Argentina melawan Inggris.
Kepala Puskesmas Pambusuang dokter A. Vita mengatakan bahwa pasien tersebut kabur dari puskesmas pada Rabu (15/7/2026) malam sekitar pukul 21.00 Wita.
Pasien itu baru diketahui tidak berada di ruangan perawatan ketika tenaga medis hendak memberikannya obat.
"Sekitar jam 9 malam keluarganya cari dan perawat juga mau pemberian obat. Dikira keluarganya ada di toilet setelah dicari tidak ada," kata Vita kepada Kompas.com, Jumat (17/7/2026).
Kabur dengan berjalan kaki
Vita menambahkan bahwa W kabur ke rumahnya dengan cara berjalan kaki.
Infus yang berada di tangannya dibungkus dengan sarung untuk menghindari kecurigaan warga.
W mengira pertandingan timnas Argentina melawan Inggris terjadi pada Rabu malam. Namun ternyata laga Messi cs itu baru terjadi di Kamis dini hari waktu Indonesia tengah.
"Info dari teman begitu karena bukan saya yang jaga saat itu. Dia pikir mainnya di awal waktu ternyata subuh," ujar Vita.
Jadwal tanding Argentina
Petugas puskesmas dan keluarga langsung mencari W ke rumahnya.
Begitu mengetahui jadwal tanding Argentina di waktu subuh, W pun kembali ke puskesmas dengan dijemput petugas, Rabu (15/7/2026) sekitar pukul 23.00 Wita.
W sendiri kata Vita dirawat puskesmas setelah mengalami diare. Namun kini, W sudah meninggalkan puskesmas setelah kondisinya membaik, Kamis (16/7/2026).
"Pagi saat visit dokter pasien sudah membaik dan dipulangkan," kata Vita.
Artikel Terkait
- Pelarian Pembunuh Sadis yang Tusuk Driver Ojol Berakhir
- Gelombang Panas Bikin 57 Juta Hektar Hutan Tropis Kehilangan Kemampuan Fotosintesis
- Lari Sambil Dorong Stroller, Tren Baru Orang Tua Muda Jakarta Jaga Kebugaran
- Pedagang: Banyak Warga Medan Hanya Mampu Beli Beras SPHP Eceran
- Arsene Wenger Jawab Kritik Aturan Jeda Minum Piala Dunia 2026
- Ingin Jadi Guru hingga Pernah Dibully, Peserta Jalur Disabilitas UNJ Naik Jadi 138 Orang
- Keluarga Guru PPPK yang Meninggal di Mes Polisi Pessel Pertanyakan Hasil Visum Tak Kunjung Keluar
- Pembebasan Lahan Bendungan Bagong di Trenggalek Capai 97,75 Persen, Sisa 41 Bidang