Kapasitas Menyusut 5,3 Juta Meter Kubik, Waduk Gondang Dikeruk demi Irigasi 10.588 Hektare Sawah

Mencegah Pembengkakan Biaya Petani
Langkah pengerukan ini disambut lega oleh para petani di wilayah setempat. Ketua Himpunan Petani Pemakai Air (HIPPA) Daerah Irigasi Waduk Gondang, Ramijo, mengatakan bahwa ketersediaan air yang cukup sangat menentukan keberhasilan Musim Tanam (MT) I hingga MT III.
Menurut Ramijo, jika pasokan air Waduk Gondang tidak mencukupi, para petani terpaksa memutar otak dan mengambil air dari sumber lain seperti Bengawan Jero.
Namun, dia menyebut, skenario tersebut berkonsekuensi pada pembengkakan biaya operasional.
"Dengan adanya pengerukan sedimentasi di Waduk Gondang, volume air akan bertambah sehingga kebutuhan untuk pertanian bisa tercukupi. Sebab, kalau air di waduk tidak cukup, petani harus mengambil air dari Bengawan Jero dan itu tentu membutuhkan biaya operasional yang sangat tinggi," ungkap Ramijo.
Proses pengerukan ini ditargetkan dapat berjalan bertahap untuk memulihkan daya tampung waduk secara maksimal demi menjaga produktivitas padi dan ketahanan pangan di Kabupaten Lamongan.
Artikel Terkait
- Diduga Angkut BBM Ilegal, Minibus Meledak dan Hanguskan Dua Rumah di Polewali Mandar
- Mengenal Inés García, Pacar Lamine Yamal yang Setia Mendampingi hingga Spanyol Juara Dunia
- Cerita Anak Buruh Tani asal Gunungkidul Meraih Mimpi Kuliah di UGM
- Pemerintah Gelontorkan Rp 10,3 Triliun untuk Percepat Program Listrik Desa
- Kritik Pedas Legenda Liverpool: Declan Rice Lebih Cocok Jadi Bek Tengah
- Shin Tae-yong Jawab Nasib Andritany dan Rumor Marselino Ferdinan
- Punya Model Hybrid, Mitsubishi Tambah Target Penjualan XForce
- Dokter Ungkap Olahraga Bantu Bersihkan Otak dari Limbah, Ini Penjelasannya