Buaya Terlihat di Spot Diving, Balai TN Komodo Minta Wisatawan Waspada

Ia melanjutkan, area tersebut menjadi salah satu spot diving wisatawan. Selain itu, nelayan juga biasa melintas di lokasi tersebut.
Ia menjelaskan, secara ekologis, buaya muara merupakan predator puncak semi-akuatik yang memiliki kemampuan berenang dalam jarak jauh. Satwa ini juga dapat berpindah antar-pulau mengikuti dinamika habitat, ketersediaan pakan, maupun perilaku alaminya.
"Spesies ini juga diketahui memiliki kemampuan melakukan migrasi lintas perairan, termasuk dari wilayah Australia menuju Nusa Tenggara. Kemunculannya diduga merupakan bagian dari pergerakan alami satwa di luar habitat utamanya," terang Hendrikus.
Ia melanjutkan, BTNK akan terus melakukan pemantauan bersama pihak terkait terutama Balai Besar KSDA NTT terkait keberadaan satwa tersebut. Hal ini sebagai bagian dari upaya monitoring satwa liar di kawasan dan perairan sekitarnya.
Artikel Terkait
- Pimpinan BGN yang Baru pun Heran Laporan Keuangan Era Dadan Dapat WTP BPK
- Harga Buyback Emas Antam, Galeri 24, dan UBS 18 Juli 2026 Turun
- Pakai Dana APBN, Revitalisasi Kawasan Keraton Solo Sasar 13 Titik
- Zendaya Dikritik Usai Diduga Gunakan Anting dari Artefak 3.000 Tahun Lalu
- Prabowo Ungkap Indonesia Setop Impor Solar Mulai Juli 2026
- Kulit Sawo Matang Cocok Pakai Baju Warna Apa? Ini 15 Pilihannya
- Lansia Asal Sragen Terkena Peluru Nyasar Tetangganya, Meninggal Dunia Setelah Dirawat
- DBS Optimistis Pasar Saham RI Bangkit, IHSG Diproyeksi Menuju 8.000 di Akhir Tahun