Soroti Perang dan Konflik Global, Prabowo: Bersyukur Kawasan Kita dalam Damai

Presiden RI Prabowo Subianto menyoroti kondisi situasi global yang penuh ketidakpastian dan perang di mana-mana.
Prabowo merasa bersyukur karena kawasan di Indonesia masih damai.
"Kita masih bersyukur kawasan kita dalam keadaan damai," kata Prabowo saat meresmikan proyek LNG Abadi Masela, Tanimbar, Maluku, Kamis (16/7/2026).
Prabowo juga bersyukur karena para pendiri bangsa meninggalkan warisan yang baik.
"Kita bersyukur warisan dari pendiri-pendiri bangsa kita bahwa sesungguhnya Indonesia tidak punya musuh," tuturnya.
Kepala Negara juga bersyukur karena Indonesia sudah menjalin hubungan baik dengan semua negara.
Bagi Prabowo, kondisi ini adalah karunia yang harus dihargai.
"Kita alhamdulillah sekarang ini kita sudah menjalin hubungan baik dengan semua tetangga kita. Dan kita bertekad bahwa itu pendirian kita, kita bersahabat dengan semua tetangga-tetangga kita, kita hormati semua negara di dunia, besar, paling besar, kuat, paling kuat maupun yang kecil maupun mungkin yang tidak kuat," ucapnya.
Dengan kondisi ini, Prabowo mengatakan Indonesia bersahabat dengan semua negara.
Indonesia juga terbuka kepada semua negara, yang mau masuk dan bermitra dengan Indonesia.
"Tapi semua pihak juga harus mengerti bahwa Indonesia sekarang sudah dewasa. Pemimpin-pemimpin Indonesia bukan pemimpin yang bodoh, bukan pemimpin yang naif, bukan pemimpin yang penakut," imbuh Prabowo.
Artikel Terkait
- 2 Penganiaya Ketua BPD Penolak Tambang Emas Ilegal Jadi Tersangka dan Ditahan
- Cerita Ibra, Bocah Kelas 6 SD di Boyolali yang Dapat Penghargaan Internasional Usai Temukan "Bug" NASA
- Kajian Teknis Pelican Crossing di JPO Tendean yang Ditabrak Truk Segera Rampung
- Sindikat Penipuan Online Berkedok Lelang Mobil di Medan Dibongkar, Otak Pelakunya Ternyata Penjaga Kos Korban
- Iran Akui Serang 2 Kapal Tanker UEA di Selat Hormuz
- Tim SAR Cari Pria Tenggelam Saat Berenang Pakai "Styrofoam" di Waduk Jatiluhur
- Berjam-jam JPO Tendean Ditabrak Truk Dibongkar, Kendaraan Belum Bisa Melintas
- Irak-Suriah Bangun Lagi Pipa Minyak, Siapkan Jalur Alternatif selain Selat Hormuz