TNI Bentuk Tim Investigasi Usut Ledakan Gudang Amunisi di Madiun

TNI Angkatan Darat membentuk investigasi terkait ledakan gudang amunisi TNI di Jalan Raya Madiun-Surabaya, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur. TNI AD mengatakan pihaknya akan menyelidiki penyebab ledakan ini.
"TNI AD telah mengambil langkah-langkah penanganan awal dengan memberikan perhatian dan pendampingan penuh kepada para korban dan keluarganya, berkoordinasi dengan pihak rumah sakit, serta membentuk tim untuk melakukan pendalaman dan investigasi secara menyeluruh guna mengungkap kronologi maupun penyebab insiden," ujar Kadispenad Brigjen TNI Donny Pramono bunyi keterangan tertulis yang diterima, Kamis .
Dia mengatakan tim investigasi ini akan melakukan pemeriksaan menyeluruh secara profesional. Dia juga mengimbau semua pihak untuk memberi waktu kepada tim ini.
"Proses ini dilakukan secara profesional, objektif, dan menyeluruh agar setiap fakta yang diperoleh nantinya dapat dipertanggungjawabkan. Kami juga mengajak seluruh pihak untuk memberikan ruang kepada tim investigasi agar dapat bekerja secara optimal serta menghindari spekulasi mengenai penyebab kejadian sebelum seluruh proses pemeriksaan selesai," katanya.
Lebih lanjut, Brigjen TNI Donny Pramono menegaskan bahwa TNI AD berkomitmen menangani peristiwa ini secara serius, transparan, dan akuntabel. Dia juga memastikan seluruh korban memperoleh penanganan terbaik.
Dia mengungkapkan hasil investigasi nantinya akan menjadi bahan evaluasi untuk semakin memperkuat penerapan standar keselamatan kerja dalam setiap kegiatan pengelolaan materiil di lingkungan TNI Angkatan Darat.
Artikel Terkait
- Cegah Truk Tabrak JPO Jakarta, Rambu Batas Tinggi dan Portal Sensor Perlu Diperbanyak
- Dari Rocafonda ke Final Piala Dunia 2026, Nama Lamine Yamal Simpan Kisah Haru
- Tiga Mobil Baru Mazda Siap Meluncur di GIIAS 2026
- Jadi Spider-Man Bukan Jaminan, Tom Holland Curhat Kirim DM Erling Haaland tapi Tak Dibalas
- Profil Timnas Argentina Jelang Final Piala Dunia 2026 Lawan Spanyol
- 2 Penganiaya Ketua BPD Penolak Tambang Emas Ilegal Jadi Tersangka dan Ditahan
- Divonis Penjara 10-13 Tahun, 3 Otak Pembunuhan Kacab Bank BUMN Pikir-pikir Ajukan Banding
- ABK Kapal Tanker MT Alejandro Dievakuasi Darurat di Pangkalbalam, Alami Sesak Napas Saat Berlayar